Arsitektur Perangkat Lunak yang Aman
Menempatkan kontrol keamanan di titik yang tepat lewat rancangan arsitektur, model keamanan, dan prinsip desain yang sudah teruji.
Login dengan akun @if.itera.ac.id atau @student.itera.ac.id untuk mengakses materi dan slide.
Capaian Pembelajaran
- Menjelaskan pengertian arsitektur perangkat lunak dan perannya mengendalikan kerumitan.
- Menyebutkan atribut kunci arsitektur keamanan perangkat lunak.
- Membandingkan berbagai model keamanan beserta karakteristiknya.
- Menguraikan tahapan proses arsitektur keamanan dari awal sampai pemantauan.
- Menerapkan prinsip desain aman berbasis kesederhanaan, pemisahan, dan pembatasan.
Materi Inti
- 1.Arsitektur software: mengendalikan kerumitan rancangan lewat struktur dan prinsip yang jelas
- 2.Atribut mutu yang paling berpengaruh saat arsitektur dievaluasi
- 3.Arsitektur keamanan berlapis: perangkat keras, model logis, sampai kuantifikasi dampak
- 4.Model keamanan: Lattice, State Machine, Noninterference, Bell-LaPadula, dan lainnya
- 5.Proses arsitektur, dari architectural risk assessment sampai pemantauan operasional
- 6.Praktik terbaik desain aman dari Saltzer & Schroeder dan peneliti lainnya
Aktivitas Pembelajaran
Menggambar arsitektur salah satu proyek kuliah dan menandai titik pemasangan kontrol keamanan, memilih model keamanan yang cocok untuk sistem rekam medis dan aplikasi kolaborasi, dan debat kelompok soal arsitektur sederhana versus arsitektur lengkap.
Luaran
Diagram arsitektur yang sudah ditukar antarkelompok untuk mencari satu titik otorisasi yang bisa dilewati tanpa menyentuh kode, lengkap dengan usulan perbaikan rancangan.
Asesmen
Kuis pilihan ganda dari materi Subbab 6.4–6.6 mengenai model keamanan dan tiga pilar arsitektur keamanan.
Referensi Utama
Khan, S. A., Kumar, R., & Khan, R. A. (2023). Software Security: Concepts & Practices. Boca Raton: Chapman & Hall/CRC Press.
Bagian yang dibahas: Bab 6, hal. 121–138.